Minggu, 11 Desember 2011

Ketika itu, cintai aku sekali lagi

Ketika itu aku jatuh cinta pada matamu
Bukan, bukan karena bulu matanya yang bertumpuk merayu
Hanya karena tajam yang menusuk langsung ke hatiku
Tajam yang mampu membuat hatiku berdarah hari ini


Ketika itu aku jatuh cinta pada senyumanmu
Bukan, bukan karena mereka merah merekah
Hanya karena tarikan garisnya mencoret langsung ke hatiku
Coretan yang mampu menghitamkan hidupku saat ini


Ketika itu aku jatuh cinta pada suara tawamu
Bukan, bukan karena mereka lebih merdu dari angin
Hanya karena nadanya selalu berputar ulang di pikiranku
Nada yang mampu membuat sendu tak juga berhenti detik ini


Mencintaimu, mengapa begitu mudah
Semudah aku menulis ini
Melupakanmu, mengapa begitu sulit
Sesulit aku membaca ini


Dan ketika segala tentangmu menghantui
Aku tak ingin mati
Aku hanya ingin kau cintai
Sekali lagi


Tiuplah aku
Hingga membumbung dan hilang
Hingga pandang tak lagi cukup dekat
Untuk sekedar mendekap


Siapa tau ketika itu
Kau ingin cintaiku 
Sekali lagi
Sekali waktu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar