Kamis, 03 November 2011

Start of something New

Sesuatu yang baru... Kadang bisa asik, kadang bisa juga ga seasik sama yang sebelumnya...
Kenapa bisa ga asik? Karna diri kita yang masih suka ngebandingin yang baru sama yang lama "dulu tuh dia ga gini, kenapa yang sekarang gini" dan blablabla...
Ya pasti beda! namanya juga mulai sesuatu yang baru. Dan saya bersyukur banget karna sama sesuatu yang baru ini masih asik asik aja dan semakin asik kesininya :-)
Nama lelaki yang beruntung itu, Achmad Chairul Rizal <3 uhuuuy
Deskripsi fisiknya, Tinggi, hidung mancung kaya perosotan, kulit putih. yap, masuk kriteria "dari mata turun kehati"
Tapi, bukan cuma itu kelebihan dia. Kenyataannya bukan fisiknya yang mendekati sempurna itu yang bikin tertarik melainkan rasa percaya dia yang besar ke saya. Bener-bener dihargain sepertinya diberi kepercayaan seperti itu. Dan dia ga pernah marah kalo saya ngetweet aneh atau apalah ya didumay, balik lagi karna rasa percaya. Kita saling menghargai, dia IPA dan saya IPS tapi itu bukan masalah yang besar toh setiap kisah butuh perbedaan. Coba bayangkan berhubungan dengan seseorang yang sangat mirip cara berpikir atau apapun dengan kita, seperti pacaran dengan bayangan diri kita sendiri.
Saya lebih suka perbedaan, karna dari kecil pun saya besar didalam keluarga yang penuh perbedaan But it's okay, bukankah perbedaan itu indah?
Banyak yang lebih baik dari hubungan saya yang sekarang, lebih berkualitas.
Oh iya, pacar baru saya ini mantan pacar sahabat saya ya walaupun bukan "sahabat dekat sekali". Pacaran sama dia tuh ya... nentang hukum persahabatan bgt -_-
Saya sadar nerima dia, saya tau dia dan saya ga nerima cinta dia dalam keadaan terpaksa. Saya butuh dia.. Untuk hidup yang lebih baik *macam iklan pemerintah*
Harapan saya dari hubungan ini sih ga muluk-muluk deh. Saya harap, kata sayang jangan pernah berubah menjadi kata makian. Perilaku lembut tidak akan berubah menjadi perilaku kasar dan seandainya hubungan ini berakhir bukan karna orang ketiga, keempat seterusnya. Dan tak menceritakan keburukan dibelakang.
Hubungan dewasa tanpa melakukan perbuatan orang dewasa, seperti itu yang saya inginkan.
Selalu percaya, dibalik kehilangan yang BAIK selalu muncul yang TERBAIK. saya membuktikannya! :-)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar